Bantah pengadil, FA dakwa Wenger

Bantah pengadil, FA dakwa Wenger - Apakah sahabat sedang mencari informasi tentang Trending News Today ?, Nah isi dalam Artikel ini disusun agar pembaca dapat memperluas pegetahuan tentang Bantah pengadil, FA dakwa Wenger, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan referensi dari semua pembahasan untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Everything trending in social media, yang kami suguhkan ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bantah pengadil, FA dakwa Wenger
link : Bantah pengadil, FA dakwa Wenger

Baca juga


Bantah pengadil, FA dakwa Wenger

LONDON: Pengendali Arsenal Arsene Wenger didakwa oleh Persatuan Bola Sepak (FA) Inggeris di atas tindakannya selepas keputusan seri 1-1 menentang West Bromwich Albion Ahad lalu.

Wenger, 68, berang dengan keputusan pengadil Mike Dean yang memberikan sepakan penalti kepada West Brom pada minit ke-89 selepas bola terkena tangan Calum Chambers.

FA berkata dakwaan ke atas Wenger adalah kerana tingkah lakunya di dalam bilik persalinan pegawai perlawanan sejurus wisel penamat ditiup - pengendali dari Perancis itu perlu menjawab pertuduhan ke atasnya sebelum Jumaat ini.

Wenger tampak tidak kesal dengan tindakannya apabila mengulangi rasa tidak puas hatinya ketika sidang media menjelang pertemuan dengan Chelsea.

"Ia amat mengecewakan," kata Wenger. "Apa yang lebih mengecewakan ialah ia sering terjadi musim ini - di Stoke, Watford, Man City, dan sekarang West Brom.

"Ia satu kebetulan yang membimbangkan. Sebab itulah saya tidak gembira langsung dengan keputusan pengadil memberikan penalti. Ia langsung tidak berkaitan dengan apa yang berlaku. Dia melihat apa yang dia mahu lihat."

-AFP



Sumber Bantah pengadil, FA dakwa Wenger


Demikianlah Artikel Bantah pengadil, FA dakwa Wenger

Sekianlah artikel Bantah pengadil, FA dakwa Wenger kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan artikel ini.

Subscribe to receive free email updates: