Jati Diri Melayu Adalah Jawi

Jati Diri Melayu Adalah Jawi - Apakah sahabat sedang mencari informasi tentang Trending News Today ?, Nah isi dalam Artikel ini disusun agar pembaca dapat memperluas pegetahuan tentang Jati Diri Melayu Adalah Jawi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan referensi dari semua pembahasan untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Everything trending in social media, yang kami suguhkan ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Jati Diri Melayu Adalah Jawi
link : Jati Diri Melayu Adalah Jawi

Baca juga


Jati Diri Melayu Adalah Jawi

Agak menarik melihat wall penuh dengan tulisan Jawi. Itu bermaksud walaupun sudah 55 tahun tulisan Jawi dilucutkan status tulisan rasmi, sebahagian besar orang Melayu masih ada “pride” dengan tulisan Jawi.

Sebab tak kira betapa canggih sistem tulisan Rumi pun, ia tetap berasal dari Eropah dan tidak dapat memenuhi keperluan “sense of identity”. Hanya tulisan Jawi mampu memainkan fungsi tersebut dengan sejarahnya sebagai lingua franca Kepulauan Melayu sebelum kedatangan Eropah dan sejarahnya sebagai ejen Islamisasi pandang sarwa orang Melayu. It is irreplaceable unless kau “reconstruct” balik identiti Melayu itu sendiri.

Dekat Asia ni hanya ada 3 kelompok bangsa (nations) yang menggantikan tulisan asalnya dengan tulisan Rumi (Roman/Latin Alphabet): kelompok Pan-Turkic (Turki, Azerbaijan, Turkmenistan, Uzbekistan), Vietnam dan Pan-Malay (Malaysia, Indonesia, Singapura, Filipina).

Yang Pan-Turkic ni mengalih ke Rumi pada 1920-an selepas kejatuhan Khilafah Uthmaniyah, mereka mahu membasmi unsur-unsur Arab-Islam dalam budaya mereka, termasuk tulisan asal mereka yang berasaskan tulisan Arab.

Vietnam pula pada asalnya guna Chu Han dan Chu Nom yang berasaskan tulisan Cina. Disebabkan ada sejarah ditindas oleh China beribu-ribu tahun, orang Vietnam tak sayang pun dengan legasi China ini, jadi selepas mereka merdeka daripada Perancis mereka terus guna tulisan Rumi bernama Quoc Ngu sebagai tulisan rasmi.

Filipina asalnya ada tulisan bernama Baybayin (berasal dari sistem tulisan Kawi) untuk Bahasa Tagalog, tapi dilenyapkan ketika pemerintahan Sepanyol selama 300 tahun. Indonesia pula nasionalis mereka mahu menekankan identiti “Indonesia” berbanding Melayu, jadi sistem tulisan Rumi ciptaan Belanda (van Ophuijzen) digunapakai.

Jadi penggunaan sesuatu sistem tulisan berkait rapat dengan soal identiti. Tulisan Rumi mungkin lebih mudah, lebih senang berbanding Jawi, tapi ia tak dapat memberikan penggunanya sebuah identiti, lebih-lebih lagi kena berdepan dengan kelompok bangsa yang mempunyai sistem tulisan tersendiri yang mempunyai sejarah beribu-ribu tahun. Jawi memberi penutur Bahasa Melayu “a sense of confidence” dan “connection to the past”.

Jadi percayalah, Jawi will never die, kecuali jati diri Melayu itu sudah die.



Demikianlah Artikel Jati Diri Melayu Adalah Jawi

Sekianlah artikel Jati Diri Melayu Adalah Jawi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan artikel ini.

Subscribe to receive free email updates: